Thursday, 31 January 2013

PDAM Ambon Lakukan Pembenahan Jaringan Pipa

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Ambon dalam waktu dekat akan melakukan pembenahaan jaringan pipa air bersih untuk menjawab kebutuhan pelanggan dan juga dalam rangka penambahan jaringan bagi para pelanggan baru.

"Kita akan melakukan pembenahan, sebab selain ada pipa jaringan yang sudah rusak ada juga penambahan pelanggan yang harus dilayani," kata Penjabat Direktur pdam ambon, A.Titalepta, di Ambon, Rabu.

Pembenahan yang harus dikerjakan yakni terhadap pipa jaringan yang tersebar didalam Kota Ambon melibatkan tiga kecamatan yang selama ini hanya menjadi beban.

Terutama pembayaran dilakukan bukan berdasarkan banyaknya air bersih yang digunakan sesuai dengan angka meteran tetapi juga beban ambodemen meteran tanpa mendapat suplai air bersih yang normal.

"Pokoknya presentase pipa jaringan banyak yang sudah harus diganti, sudah tidak bisa bertahan karena rusak termakan usia," ujarnya.

Apalagi pdam ambon, lanjutnya, sudah mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Ambon maupun Pemerintah Provinsi Maluku untuk melakukan pergantian pipa - pipa induk yang terpasang pada jaringan dalam Kota Ambon.

"Kalau sampai semua jaringan sudah difungsikan maka semua jaringan harus di tata ulang," ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, banyak pelanggan yang hanya membayar beban meteran milik PDAM, kemudian dari 50 hingga 60 pelanggan yang tercatat hanya berkisar 20 pelanggan saja yang membayar karena banyak tidak berfungsi terutama jaringan pelanggan asal pengungsi pada saat konflik Kota Ambon beberapa tahun yang lalu.

"Akibatnya, pendapatan yang seharusnya mencapai Rp750 juta per bulan kini hanya mencapai Rp470 juta per bulan," ujarnya Dia menjelaskan, posisi jumlah pelanggan awalnya sebelum terjadi konflik kota Ambon tercatat sebanyak 13.000 pelanggan, sekarang hanya 9.000 saja, karena itu perlu pembenahan jaringan.

Titalepta menambahkan, jaringan air bersih yang ada di Kota Ambon bukan saja milik pdam ambon saja tapi juga ada jaringan air bersih milik swasta yakni Dream Sukses Airindo (DSA) yang melayani 8.000 pelanggan.

Terkait debit air yang ada di Kota Ambon, Titalepta mengatakan, masih bisa terlayani apalagi kalau masyarakat mendukung kegiatan penghijauan pada daerah - daerah serapan air maka pdam ambon masih bisa bertahan dengan kondisi yang ada sekarang ini. (ant/as)

No comments:

Post a Comment